Kejari Bondowoso
Berita Kejaksaan Agung Kejari Bondowoso Kejati Jatim

Konferensi Pers Penetapan Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi PT BOGEM

BONDOWOSO,  – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bondowoso akhirnya kembali menetapkan dua orang tersangka kasus korupsi PT Bondowoso Gemilang (Bogem) setelah dilakukan pengembangan penyidikan kasus korupsi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bondowoso yang kasus sebelumnya sudah putus di pengadilan.

Dua orang tersangka korupsi PT Bogem itu diantaranya, Inisial SKA (42 Tahun) warga Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, Eks Plt Direktur PT dan Inisial Y (41) warga Kecamatan Sukosari, Kabupaten Bondowoso

Asis Widarto, Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso, mengatakan, Dua orang tersangka itu ditetapkan menjadi tersangka, karena mereka turut serta atau bersama-sama memberikan kesempatan kepada Rudi Hartoyo yang sebelumnya sudah diputus oleh Pengadilan Negeri Tipikor Surabaya melakukan tindak pidana korupsi PT Bogem Bondowoso.

“Mereka berdua turut serta membantu dan memberi kesempatan pada Rudi Hartoyo untuk melakukan korupsi PT Bogem Bondowoso,” kata Pak  Asis pada sejumlah awak media saat menggelar konferensi pers di Penegakan Hukum di Kejari Bondowoso, Kamis (22/4/2021).

Lebih lanjut, Pak Asis menuturkan, penetapan tersangka terhadap dua orang ini setelah dilakukan penyidikan kedua pasca putusan persiadangan terdakwa Rudi Hartoyo, berdasarkan surat perintah penydidikan nomor Print 26/M.5.17/Fd.1/04/2021, tanggal 1 dan 14 April 2021.

“Peran kedua orang tersangka ini tidak jauh beda dengan yang dilakukan oleh Rudi Hartoyo dalam menggunakan keuangan PT Bogem, sehingga merugikan keuangan negara,” imbuhnya.

Beliau menyatakan, perkara ini akan segera dilimpahkan ke pengadilan tipikor Surabaya untuk dipersidangkan lebih lanjut. Persoalan ini tidak jauh beda dengan kasus sebelumnya Rudi Hartoyo.

“Penetapan tersangka berdasarkan dasar pasal 55 KUHP, karena turut serta dan bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi,” ujar Belia. Atahun penjara. perbuatannya dua orang tersangka ini diancam dengan pidana 5 (lima)

Berita Terkait